Kontrol Kinetika dan Kontrol Termodinamika Dalam Sintesis Senyawa Organik
Kontrol Kinetika dan Kontrol Termodinamika Dalam Sintesis Senyawa Organik
Sebelum masuk materi control kinetika dan termodinamika dalam sintesissenyawa organic ini, kita harus tau apa itu kinetika dan termodinamika. Kinetika ialah ilmu fisika yang mempelajari laju reaksi kimia, kemudian factor yang memperngaruhinya dan juga penjelasanhubungannya dengan mekanisme reaksi. selanjutnya ilmu yang mempelajari hubungan panas dengan energy ini disebut dengan termodinamika. pada kinetika itu berhubungan dengan laju reaksi sedangkan pada termodinamika mempelajari energy dantransformasinya. control termudinamika adalah energy bebas Gibbs yang menyatakan reaksi tersebut akan berlangsung dengan spontan jika energy bebasnya lebih kecil daripada Nol (∆G<0), dan juga mengutamakan kestabilan produk. sedangkan pada control kinetika ialah tingkat reaksinya menentukan harga konstanta kecepatan reaksi (k) dan energy aktivasinya (Ea) berguna dalam menentukan laju ataupun kecepatan reaksi. jika harga (k) semakin besar atau harga (Ea) kecil maka reaksi ini akan semakin cepat.
Kontrol kinetika dan termodinamika pada reaksi kimia
ini bisa terjadi komposisi dari campuran produk reaksi saat jalur bersaing
mengarah pada produk yang berbeda dan
juga selektivitas karena adanya pengaruh kondisi reaksi tersebut. Jalur reaksi
juga bisa mempengaruhi kondisi reaksi tersebut(suhu, pelarut ataupun tekanan)
karena control kinetika atau termodinamika adalah satu kesatuan dari reaksi kimia. control tersebut bisa disebut dengan factor kinetika
dan juga factor termodinamika. ada beberapa uraian dari kedua factor tersebut
ialah:
- factor termodinamika ialah stabilitas relative dari produk, reaksi ini berada dibawah control termodinamika (kondisi reversible) dan produk utamanya berada pada system yang stabil, ini terjad pada suhu tinggi.
- Faktor kinetika ialah kecepatan pembentukan produk, reaksi ini berada dibawah control kinetic ( kondisi irreversible) dan produk utamanya ialah produk hasil dari reaksi tercepat, ini terjdi pada suhu rendah.
Jika dilihat dari reaksi diatas, produk A itu
berlangsung lebih cepat daripada produk B. ini terjadi karena basa yang lebih
mudah menyerang atom H pada posisi keenam daripada posisi kedua. produk B ini
lebih stabil secara termodinamika dari produk A karena energy bebas nya lebih
rendah, tetapi produk A ini lebih cepat terbentuk sehingga dapat dikatakan
bahwa produk tersebut terkontrol secara kinetika. tetapi, jika reaksi
reversible dan dibiarkan hingga
mendekati kesetimbangan maka produk yang mendominasi ialah produk B.
dibawah kondisi tersebut produk A mula mula terbentuk kembali pada keadaan awal
dan produk B akan lebih stabil dan tidak akan berkurang banyak. oleh sebab itu
bisa dikatakan produk tersebut terkontrol secara termodinamika.
Permasalahan :
Jika reaksi berada pada temperature ruang, Apakah control kinetika ataupun termodinamika yang mengendalikan reaksi tersebut?
Mengapa suhu dijadikan factor utama dalam kestabilan relative dan kecepatan relative dalam mengontrol sintesis senyawa kimia organic supaya produk yang diperolah lebih stabil?
Mengapa energy aktivasi menjadi factor penting untuk mengetahui jalur mana yang lebih disukai yakni antara control kinetika maupun termodinamika?



Komentar
Posting Komentar